Bersin Karena Peliharaan? Ini Tips Mencegahnya

December 24, 2020

Bersin karena peliharaan tentu menganggu aktivitas menyenangkan ini. Bermain dengan hewan peliharaan tentu bisa menjadi pelepas lelah setelah seharian beraktivitas. Namun bagaimana bila kegiatan ini justru menyebabkan bersin dan batuk? Alergi dengan bulu hewan peliharaan sendiri memang menjadi satu dilema.

Contohnya adalah kucing. Kucing adalah hewan yang sering dijadikan hewan peliharaan. Tingkahnya yang menggemaskan membuat banyak orang yang jatuh hati padanya. Namun, memelihara mereka bukan tidak ada risikonya bagi kesehatan. Salah satu penyebab penyakit dari hewan peliharaan seperti kucing adalah bulunya yang mudah rontok.

Pasalnya, mungkin saja terdapat bakteri yang menempel pada bulu kucing tersebut akibat ia bermain di lingkungan yang kotor. Beberapa kelompok orang, seperti ibu hamil dan orang yang mengidap penyakit autoimun juga dilaporkan memiliki risiko lebih tinggi terkena dampaknya. Akibatnya, bersin karena peliharaan pun terjadi.

Mengenal Penyakit Akibat Bulu Kucing

Supaya kamu kelak bisa lebih waspada dan telaten dalam mengurus kucing di rumah dan mencegah bersin karena peliharaan, berikut ini terdapat risiko penyakit yang muncul akibat bulu kucing salah satunya adalah muncul reaksi alergi. Namun jangan salah, reaksi alergi bukan semata muncul dari bulu kucing, melainkan dari air ludah dan urinenya. Sehingga saat ia menjilat dirinya sendiri, maka bulunya terkena air ludah tersebut. Reaksi alergi yang muncul umumnya bisa sebabkan gejala flu, termasuk di antaranya adalah mata gatal, bersin, pilek, dan peradangan pada sinus. Selain itu, bulu kucing dapat memicu serangan asma. 

Lantas, Bagaimana Cara Tidak Tertular Penyakit Akibat Bulu Kucing?

Tentunya kamu tidak mau terjangkit beberapa penyakit di atas, kan? Untuk itu, simak beberapa cara untuk mengurangi risiko penyakit akibat bulu kucing berikut ini:

  • Beri Makanan Sehat. Langkah utama mencegah penyakit akibat bulu kucing adalah memberinya makanan kaya protein dan vitamin. Tidak hanya makanan, minuman juga harus diperhatikan, jangan sampai ia minum dari sumber air yang kotor untuk memperlancar proses pencernaan. 
  • Memandikan Kucing. Salah satu langkah mencegah penyakit pada kucing adalah membersihkannya dengan benar, yakni memandikannya dengan rutin. Selain untuk menjaga kebersihan si kucing, mandi juga menghilangkan kutu, jamur atau parasit yang menempel pada bulu.
  • Pastikan Membuat Tempat Pup Khusus. Kotoran adalah sumber penyakit akibat kucing. Supaya kotorannya tidak berada di sembarang tempat, kamu bisa memberinya wadah atau litter box khusus. Latih juga agar kucing peliharaan kamu mau membuang kotorannya di tempat khusus tersebut. [1]

Setelah melakukan saran di atas, pastikan juga kamu melindungi diri dengan QUIXX saat bermain dengan hewan peliharaan. Karena dengan menyemprotkan QUIXX sebelum bermain dengan peliharaan, saluran pernapasanmu terlindung dari bulu yang terbawa di udara.  QUIXX Nasal Protection adalah nasal spray dari Inggris yang kini hadir di Indonesia. QUIXX berbentuk bubuk sehingga nyaman dipakai. Bubuk QUIXX dalam hidung akan berubah bentuk menjadi gel mukosa yang mencegah polusi, bakteri, kuman dan udara kotor “terperangkap” di lini awal sehingga tidak masuk dalam saluran pernapasan dan tubuhmu. Terbuat dari bahan alami dan teruji klinis. Cukup shake & pinch sebentar selama 2 (dua) menit, QUIXX lindungi saluran pernapasan selama 6-8 jam dalam sekali pakai! Pakai QUIXX sebelum beraktivitas baik di luar maupun dalam ruangan agar saluran pernapasan dan tubuhmu terlindungi selalu dari udara kotor. Dengan begitu, kamu bisa terproteksi EXTRA dan bebas bermain dengan peliharaan kesayangan tanpa rasa khawatir akan bersin atau alergi yang mengganggu.


[1] https://www.halodoc.com/artikel/ini-4-bahaya-bulu-kucing-yang-mesti-diwaspadai

RELATED ARTICLES

Kualitas Udara Pekerja Lapanga... November 8, 2020
Polusi Saat Macet? Ini Cara Na... October 22, 2020
Tips Cegah Debu, Ini 9 Tips Su... October 4, 2020
Udara Rumah Lebih Bersih? Begi... September 24, 2020