5 Tips Menangani Alergi Musiman

March 3, 2021

Alergi musiman adalah reaksi alergi yang bisa dialami seseorang karena perubahan musim, yang juga dikenal sebagai alergi rhinitis atau hay fever. Ada jutaan orang di seluruh dunia yang memiliki masalah ini. Mereka merasakan hidungnya berair, disertai hidung gatal, mata terasa panas, dan reaksi alergi lainnya hingga alergi musim tertentu. Tak perlu khawatir, Quixx mau bagi 5 tips menangani alergi musiman agar kamu tetap bisa produktif.

Alergi musiman ini menyebabkan reaksi berlebihan dari sistem kekebalan tubuh, sebagai respon dari alergen berbeda yang ada di udara. Alergen adalah zat yang menyebabkan alergi. Ada banyak alergen yang dapat menyebabkan kondisi ini, biasanya dihadapi oleh individu yang menderita alergi saat perubahan musim, seperti serbuk sari, jamur, debu, atau bulu hewan peliharaan.

Kebanyakan gejala alergi musiman hanya seputar sistem pernapasan, karena alergen ada di udara yang dihirup oleh individu. Sistem kekebalan tubuh sebagai baris pertama pertahanan tubuh manusia melawan penyerang yang membahayakan tubuh, menjadi tidak terkendali saat melawan alergen.    

Alergi musiman umumnya muncul beberapa kali selama setahun. Pada beberapa orang, alergi musiman dapat menyebabkan kondisi lainnya, seperti infeksi telinga atau sinusitis. Hay fever seringkali menyerang anak-anak, namun reaksi alergi ini juga dialami orang dengan berbagai usia. Pada dasarnya, hay fever adalah peradangan pada hidung yang menimbulkan gejala seperti pilek, yang dapat berkurang atau hilang setelah udara bersih dari alergen. Penyebab alergi musiman adalah paparan pada alergen tertentu yang membuat sistem kekebalan tubuh pasien menjadi kacau.

Sebagian orang yang juga alergi pada bulu hewan peliharaan seperti kucing dan anjing. Yang lain mengalami alergi musiman saat terpapar pada tungau, yang sering muncul pada cuaca kering dan berangin. Kecoa dan jamur juga merupakan pemicu alergi yang umum. Alergen ini biasanya ditemukan dalam ruangan, dan menyerang pasien sepanjang tahun.

Sebagian pasien menemui alergennya di tempat kerja. Serbuk kayu, binatang yang digunakan untuk penelitian di laboratorium, gandum dari sereal, zat kimia dan uap tertentu, dapat menyebabkan reaksi berlebihan dari sistem kekebalan tubuh.

Saat seseorang dengan alergi musiman terpapar pada alergen, sistem kekebalan tubuh akan melepaskan bermacam-macam zat biokimia yang dapat menyebabkan peradangan pada membran mukus, dan lapisan dalam dari hidung. Saat membran membengkak, akan menghasilkan lebih banyak lendir, sehingga hidung jadi berair. Berikut adalah 5 tips untuk menangani alergi musiman yaitu:

1 Memasang penyaring udara di dalam rumah

2. Mengganti perabot dan kain pelapis, selimut, karpet, dan bahan tekstil lainnya yang dapat menyebabkan alergi

3. Menggunakan alat untuk mengurangi kelembaban udara.

4. Tetap di dalam ruangan saat musim serbuk sari juga dapat mengurangi munculnya alergi musiman.

5. Menyemprotkan QUIXX sebelum terpapar alergen

QUIXX adalah nasal spray dari Inggris yang kini hadir di Indonesia. QUIXX bekerja aktif lindungimu dari alergen yang salah satunya berupa alergen, kuman, bakteri dan udara kotor. Untukmu yang familiar dengan rasa tidak nyaman pemakaian nasal spray cair, kabar baiknya adalah QUIXX berbentuk bubuk sehingga nyaman dipakai

Saat disemprot ke hidung, bubuk QUIXX akan berubah menjadi gel mukosa yang menempel dipermukaan lubang hidung yang mencegah partikel udara kotor, kuman dan bakteri “ terperangkap” di lini awal sehingga tidak masuk ke dalam saluran pernapasanmu. QUIXX terbuat dari bahan alami Hypercellulose Powder dan Peppermint yang telah teruji klinis. Cukup shake & pinch, bekerja cepat dalam 2 menit, QUIXX lindungi saluran pernapasan selama 6-8 jam dalam sekali pakai. Gunakan QUIXX untuk meminimalisir alergi musimanmu dan juga agar kamu selalu terlindungi dari udara kotor.


RELATED ARTICLES

Kenapa Hidung Sering Tersumbat... March 26, 2021